Friday, June 12, 2026
HomeSahamIHSG Hari Ini: Penurunan 1,7% Tutup Pasar Saham

IHSG Hari Ini: Penurunan 1,7% Tutup Pasar Saham

IHSG Ditutup di Bawah Level 6.000, Semua Sektor Saham Tertekan

Pada perdagangan saham Kamis, 4 Juni 2026, terjadi penurunan tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meskipun masih berada di bawah level 6.000. IHSG ditutup pada angka 5.839,78 dengan seluruh sektor saham mengalami tekanan. Data dari RTI menunjukkan penurunan IHSG sebesar 1,7% hari ini, sementara indeks saham LQ45 juga merosot 1,37% menjadi 560,91. Mayoritas indeks saham acuan mengalami penurunan.

Pergerakan IHSG dan Aktivitas Perdagangan

Pada perdagangan tersebut, IHSG bergerak dalam zona merah dengan kisaran antara level tertinggi 5.924,50 dan level terendah 5.644,23. Sebanyak 623 saham melemah, sementara 106 saham menguat dan 85 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan saham mencapai 2.291.822 kali dengan volume perdagangan mencapai 39,2 miliar saham. Transaksi harian saham mencapai Rp 25,2 triliun dengan posisi nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah sekitar 18.047.

Seluruh Sektor Saham Tertekan

Seluruh sektor saham mengalami tekanan dalam perdagangan Kamis ini. Sektor energi turun 0,81%, sektor basic merosot 0,78%, dan sektor industri terpangkas sebesar 4,07%, mencatat koreksi terbesar. Sektor consumer nonsiklikal melemah 2,36%, consumer siklikal tergelincir 1,48%, dan sektor kesehatan turun 1,81%. Sementara sektor keuangan terperosok 2,04%, sektor properti melemah 3,28%, dan sektor teknologi terpangkas 0,48%. Sektor infrastruktur turun 2,34%, sedangkan sektor transportasi merosot 1,39%.

Pada perdagangan saham Kamis, saham ICBP berhasil ditutup naik 1,53% menjadi Rp 6.625 per saham. Saham ICBP membuka perdagangan dengan harga Rp 6.550 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 6.525 per saham. Saham ICBP diperdagangkan dalam kisaran antara Rp 6.375 hingga Rp 6.625 per saham. Total frekuensi perdagangan mencapai 4.622 kali dengan volume perdagangan 83.698 saham dan nilai transaksi mencapai Rp 54,6 miliar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler