Bek PSBS Biak Numfor, George Brown, mengungkapkan bahwa dirinya bersama dengan beberapa rekan setimnya memutuskan untuk meninggalkan tim pada awal bulan Mei, meskipun kompetisi masih tersisa empat pertandingan lagi.
Memiliki usia 27 tahun, George mengungkapkan bahwa ada beberapa pemain dan staf yang belum menerima gaji selama empat bulan terakhir. Bahkan, dirinya sendiri mengaku belum menerima gaji selama 3,5 bulan. Beberapa pemain lain hanya menerima pembayaran sebesar 50 persen dan ada yang bahkan hanya satu bulan dalam tiga bulan terakhir.
Selain masalah gaji yang masih tertunggak, George juga menyebut kondisi internal tim sangat jauh dari kata ideal. PSBS Biak Numfor dikatakan kesulitan untuk menyediakan fasilitas latihan yang layak bagi para pemain selama kompetisi berlangsung. Bahkan, mereka seringkali hanya mendapatkan sesi latihan resmi dan langsung bertanding, tanpa persiapan yang memadai.
Kondisi Tak Ideal
Menurut George, situasi tersebut semakin diperparah dengan kurangnya akses lapangan latihan yang layak dan ketersediaan fasilitas di hotel tempat tim menginap yang juga seringkali tertunda pembayarannya. Bahkan, George pernah mengalami insiden di mana tim mereka tidak bisa berangkat ke Bandara di Bali karena tagihan hotel belum terbayar.
Semua pengalaman buruk itu membuat George Brown menyatakan bahwa musim bersama PSBS Biak Numfor merupakan salah satu pengalaman terburuk dalam kariernya sebagai pesepak bola profesional.


