Monday, August 10, 2026
HomeSahamAS-Iran Damai Bawa IHSG Melonjak ke 6.254

AS-Iran Damai Bawa IHSG Melonjak ke 6.254

Sektor Saham Mengalami Perubahan yang Signifikan

Dalam perdagangan hari ini, terjadi perubahan signifikan di sektor saham yang berbeda-beda. Hanya sektor saham Kesehatan yang terlihat lesu dengan penurunan sebesar 0,67%. Namun, sektor saham lainnya justru mengalami kenaikan yang cukup mencolok.

Rekapitulasi Kinerja Berbagai Sektor Saham

Sementara sektor saham energi mendaki 2,35%, sektor saham basic melonjak 7,26%, dan sektor saham industri naik 4,51%. Di sisi lain, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 2,73%, sektor saham consumer siklikal naik 3,86%, dan sektor saham keuangan menanjak 5,23%. Tak ketinggalan, sektor saham properti melambung 2,03%, sektor saham teknologi juga mengalami kenaikan 1,7%, sektor saham infrastruktur bertambah 2,93%, dan sektor saham transportasi melesat 2,95%.

Pergerakan Saham Pada Awal Pekan Ini

Awal pekan ini, saham ENRG mengalami kenaikan sebesar 0,36% menjadi Rp 1.395 per saham. Harga saham ENRG membuka perdagangan dengan kenaikan menjadi Rp 1.415 per saham dari sebelumnya Rp 1.390 per saham. Saham ENRG mencatat level tertinggi di Rp 1.520 dan terendah di Rp 1.390 per saham dengan total frekuensi perdagangan mencapai 22.256 kali dan volume perdagangan saham sebanyak 1.974.095 saham.

Sementara saham BNBR melonjak 9,09% menjadi Rp 120 per saham. Harga saham BNBR membuka perdagangan naik empat poin menjadi Rp 114 per saham dengan level tertinggi di Rp 131 dan terendah di Rp 114 per saham. Total frekuensi perdagangan saham BNBR mencapai 73.988 kali dengan volume perdagangan sebanyak 30.731.160 saham dan nilai transaksi mencapai Rp 370,9 miliar.

Di sisi lain, harga saham GJTL naik 5% menjadi Rp 1.155 per saham. Saham GJTL dibuka stagnan di Rp 1.100 per saham, dengan level tertinggi di Rp 1.180 dan terendah di Rp 1.100 per saham. Total frekuensi perdagangan saham GJTL mencapai 972 kali dengan volume perdagangan sebanyak 74.552 saham dan nilai transaksi mencapai Rp 8,6 miliar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler