Berita Terkini Harga Kripto: Bitcoin Melemah dan Mayoritas Aset Bergerak di Zona Merah
Harga Kripto Selama 24 Jam Terakhir
Harga pasar kripto selama 24 jam terakhir menunjukkan adanya pergerakan bervariasi, di mana mayoritas aset digital utama mengalami penurunan. Bitcoin (BTC), sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, turun nilai. Sementara itu, altcoin seperti BNB, XRP, Solana, hingga Cardano juga mengalami pelemahan.
Namun, di tengah tekanan pasar, beberapa aset berhasil mencatatkan kenaikan. Salah satunya adalah Hyperliquid (HYPE) yang menjadi kripto dengan kinerja terbaik di antara 15 aset terbesar, dengan kenaikan mencapai 10,42%. Disusul Stellar (XLM) yang menguat 2,73% dan Ether (ETH) yang naik tipis 0,32%.
Data Harga Aset Kripto Utama
Berdasarkan data dari Coinmarketcap.com pada Rabu (17/6/2026), Bitcoin (BTC) masih memegang posisi sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 1,32 triliun. Namun, dalam 24 jam terakhir, harga BTC mengalami penurunan sebesar 0,76% menjadi US$ 65.687,19.
Di posisi kedua, Ether (ETH) memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 216,65 miliar. Berbeda dengan Bitcoin, ETH berhasil menguat 0,32% dan diperdagangkan pada level US$ 1.793,83, menunjukkan minat investor yang masih cukup kuat terhadap aset kripto tersebut.
Posisi Aset Lainnya
Stablecoin Tether (USDT) menempati peringkat ketiga dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 186,35 miliar. Meskipun harga USDT turun tipis 0,05% menjadi US$ 0,9989. Sedangkan BNB, token ekosistem Binance, mencatat kapitalisasi pasar US$ 81,63 miliar. Dalam sehari terakhir, harga BNB turun 1,83% ke level US$ 605,16. Di sisi lain, XRP berada di posisi kelima dengan kapitalisasi pasar US$ 75,77 miliar dan harga XRP mengalami koreksi 1,65% ke level US$ 1,21.


