Ferry Berharap Persija Punya Skenario yang Lebih Dahsyat dengan Kehadiran Shin Tae-yong
Perkembangan terbaru di Persija Jakarta mendapat sorotan dari Bung Ferry, yang secara tajam menyoroti tiga kelemahan Maurício Souza yang perlu dievaluasi. Dalam pandangannya, ketiga kekurangan tersebut menjadi fokus utama untuk memperbaiki kinerja tim ke depan.
Kekurangan Komunikasi
Menurut Ferry, kelemahan pertama yang perlu dipertimbangkan adalah masalah komunikasi. Ia menilai bahwa Souza kesulitan dalam berkomunikasi karena tidak fasih berbahasa Inggris dan selalu menggunakan bahasa Portugis dalam penyampaiannya. Meskipun demikian, Ferry menegaskan bahwa pergantian pelatih ke Shin Tae-yong tidak akan mengatasi masalah ini karena STY juga memiliki kendala yang sama dalam berbahasa Inggris. Hal ini, menurutnya, dapat menjadi hambatan penting dalam kinerja tim ke depan.
Kekurangan Emosi
Aspek kedua yang disoroti oleh Ferry adalah masalah emosi. Ia menilai bahwa Souza rentan emosional, dan hal ini terbukti memengaruhi emosi para pemain di lapangan. Dengan kedatangan STY yang juga dikenal memiliki temperamen tinggi, Ferry melihat bahwa masalah emosi ini mungkin tetap menjadi masalah utama yang perlu diatasi dalam tim.
Selain itu, Ferry juga menyoroti keluhan Souza terhadap kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS). Menurutnya, setiap kali bermain di JIS, terdapat keluhan terkait kondisi lapangan yang dianggap mengganggu jalannya pertandingan. Meskipun demikian, Ferry menekankan bahwa tidak hanya Persija saja yang bermain di lapangan tersebut, melainkan juga lawan main yang dihadapi.


