Monday, August 10, 2026
HomeCryptoMiliarder Jeremy Grantham Prediksi Bitcoin Akan Memudar Secara Perlahan

Miliarder Jeremy Grantham Prediksi Bitcoin Akan Memudar Secara Perlahan

Miliarder Jeremy Grantham Memprediksi Bitcoin Akan Kehilangan Relevansinya Secara Bertahap

Jeremy Grantham, salah satu pendiri perusahaan investasi GMO dan miliarder terkenal, kembali mengeluarkan kritik pedas terhadap Bitcoin (BTC), mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Grantham memprediksi bahwa Bitcoin akan kehilangan relevansinya secara bertahap dalam beberapa dekade ke depan.

Bitcoin Dikritik Sebagai Aset Spekulatif

Menurut Grantham, Bitcoin merupakan aset spekulatif yang tidak memiliki nilai intrinsik yang sebenarnya dan tidak memberikan manfaat praktis di dunia nyata. Ia meragukan kinerja Bitcoin selama pasar bullish dan menyimpulkan bahwa nilai Bitcoin akan terus menyusut selama bertahun-tahun mendatang.

Dalam wawancaranya dengan CNBC, Grantham mengatakan, “Ini bukan bentuk nilai yang stabil, nilainya baru saja turun setengahnya, tanpa alasan khusus di tengah ekonomi yang kuat, jadi Anda tidak dapat bergantung padanya dengan cara itu.”

Grantham juga mengkritik penggunaan Bitcoin dalam perdagangan sehari-hari, menegaskan bahwa orang lebih cenderung menggunakan mata uang digital ini untuk kegiatan ilegal daripada untuk transaksi legal.

Emas Tetap Menjadi Pilihan yang Lebih Baik

Grantham menegaskan bahwa meskipun nilai emas juga turun dari puncaknya, emas masih memberikan keuntungan yang lebih solid daripada Bitcoin selama periode yang sama. Menurutnya, Bitcoin bukanlah aset yang terbukti untuk spekulasi maupun investasi jangka panjang.

Dengan harga Bitcoin saat ini sekitar 52% lebih rendah dari puncaknya, banyak investor khawatir bahwa penurunan nilai ini dapat berlanjut dalam jangka waktu yang lebih lama.

Disclaimer: Keputusan investasi adalah tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset dan analisis sebelum melakukan transaksi kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas hasil keuntungan atau kerugian akibat keputusan investasi yang dibuat.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler