Thursday, August 13, 2026
HomeBeritaRuang Belajar Inovatif Melestari Budaya di Sepekan Cinta Museum 2026

Ruang Belajar Inovatif Melestari Budaya di Sepekan Cinta Museum 2026

Kegiatan Sepekan Cinta Museum 2026 Ditutup dengan Penuh Antusiasme

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Sepekan Cinta Museum 2026 yang berlangsung sejak 28 Juni 2026. Penutupan kegiatan tersebut dilakukan di Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru pada Sabtu (4/7/2026) siang oleh Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim.

Rangkaian Lomba dan Kegiatan Menarik

Abdul Rahim memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba mewarnai tingkat PAUD, lomba bagasing, lomba menyanyi lagu Banjar, dan lomba tari kreasi tradisional. Menurutnya, keberlangsungan acara Sepekan Cinta Museum merupakan komitmen dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya dan memperkuat karakter bangsa.

Peran Strategis Museum dalam Pendidikan

Abdul Rahim menegaskan peran strategis museum sebagai penyelamat sejarah dan budaya di era globalisasi. Museum harus menjadi ruang edukasi inovatif, inklusif, dan menarik agar tetap relevan bagi masyarakat, terutama generasi muda. Tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai perlombaan dan kegiatan Sepekan Cinta Museum menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat disertai dengan nilai pendidikan yang menyenangkan.

Disdikbud Kalsel berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi guna meningkatkan minat masyarakat terhadap budaya daerah. Melalui berbagai program kebudayaan, keterlibatan generasi muda diharapkan akan semakin diperkuat.

Langkah-Langkah Masa Depan

Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, Ady Surya, berencana untuk meningkatkan kualitas Sepekan Cinta Museum di tahun-tahun mendatang dengan memperluas kategori lomba berdasarkan usia. Pihaknya akan fokus pada kategori peserta usia dini untuk mengenalkan budaya sejak dini kepada anak-anak.

Pengembangan kategori peserta ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas acara dan melibatkan lebih banyak masyarakat dalam upaya pelestarian budaya di Kalimantan Selatan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler