Thursday, August 13, 2026
HomeSahamSaham Teknologi Menjadi Penopang Wall Street

Saham Teknologi Menjadi Penopang Wall Street

Wall Street Melesat Bersama Saham Teknologi, S&P 500 Pimpin Kenaikan

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street mengalami lonjakan pada perdagangan Jumat, 10 Juli 2026 (Sabtu pagi WIB). Di antara tiga indeks saham utama di AS, indeks S&P 500 menjadi yang paling mencuat, didukung oleh sejumlah saham teknologi terkemuka.

Lonjakan Indeks Saham

Melansir CNBC, Sabtu (11/7/2026), indeks S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 0,42% menjadi 7.575,39. Sementara itu, Indeks Nasdaq juga menguat sebanyak 0,29% mencapai 26.281,61. Indeks Dow Jones juga ikut mengalami kenaikan sebesar 0,29% menjadi 52.637,01.

Selama satu minggu terakhir, indeks S&P 500 berhasil meraih kenaikan lebih dari 1%, sementara Indeks Nasdaq juga meningkat lebih dari 1%. Namun, indeks Dow Jones justru turun sebesar 0,5%.

Kenaikan Saham Teknologi

Pada akhir pekan, kenaikan indeks S&P 500 didorong oleh sejumlah saham teknologi terbesar. Saham Nvidia mengalami kenaikan sekitar 4%, sementara saham Meta Platforms melonjak hingga 6%. Saham Meta bahkan mencatat kinerja mingguan terbaik sejak 2024 setelah Bank of America memberikan peringkat beli untuk saham tersebut.

Selain itu, produsen chip asal Korea Selatan, SK Hynix, melakukan debutnya di pasar AS pada Jumat. Saham SK Hynix dibuka dengan harga US$ 170 di Nasdaq dan berhasil mengalami kenaikan sekitar 13%. Performa ADR perusahaan ini, yang telah melonjak sepanjang tahun ini karena permintaan memori yang tinggi, kini dihargai US$ 149 per lembar.

Sebagian pelaku pasar mengkhawatirkan bahwa penawaran saham baru ini bisa bersaing dengan saham-saham memori AS seperti Micron Technology.

Kepemimpinan Asia-Pasifik

Menjelang debutnya di Wall Street, saham Korea Selatan berhasil memimpin kenaikan di bursa saham Asia-Pasifik. Indeks Kospi Korea Selatan naik sebanyak 2,5% pada Jumat, sementara Nikkei 225 Jepang ditutup 1,2% lebih tinggi. Namun, CSI 300 di China daratan justru ditutup 1,96% lebih rendah, dipengaruhi oleh penurunan sektor teknologi dan industri.

Sementara itu, Stoxx 600 di Eropa berhasil ditutup dengan sedikit kenaikan di atas garis datar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler