Selain ketat dalam pengawasan perdagangan kripto, Undang-Undang Perlindungan Pengguna Aset Virtual menekankan pentingnya standar pengelolaan dana yang lebih ketat bagi Virtual Asset Service Providers (VASP).
Pemisahan Dana Nasabah dan Perusahaan
Menurut aturan baru ini, perusahaan penyedia layanan kripto harus memisahkan dana dan aset kripto nasabah dari aset perusahaan. Tambahan lagi, dana tunai pelanggan harus disimpan di bank-bank lokal untuk keamanan yang lebih terjamin.
Kebijakan ini diterapkan untuk melindungi pengguna apabila terjadi insiden pada perusahaan, seperti kebangkrutan atau kesalahan manajemen internal yang dapat merugikan nasabah.
Fokus Regulasi dan Kewenangan FSC
Selain melindungi konsumen, regulasi ini memberikan kewenangan lebih besar kepada Financial Services Commission (FSC) untuk mengawasi serta memeriksa operasional dari penyedia layanan aset virtual. Langkah ini diharapkan dapat mencegah aktivitas ilegal yang beredar di sektor kripto.
Virtual Asset Service Providers (VASP) adalah perusahaan atau platform yang menyediakan layanan jual beli, transfer, dan penyimpanan aset digital, termasuk mata uang kripto.


