Paramount dan Warner Bros. Discovery Setuju Tunda Merger
Jakarta, CNN Indonesia — Paramount Skydance sepakat dengan keputusan perpanjangan penundaan merger perusahaan tersebut dengan Warner Bros. Discovery (WBD). Bahkan mereka sepakat dengan koalisi jaksa agung negara bagian untuk menunda merger hingga persidangan antomonopoli rampung digelar. Perusahaan itu menandatangani kesepakatan bersama pada Jumat (24/7) sore, menyetujui untuk tidak menyelesaikan transaksi senilai US$111 miliar hingga lima hari setelah persidangan diadakan atau hingga 1 Juni 2027, mana pun yang lebih dulu.
Pernyataan Pihak Terkait
Variety menyebut pada Jumat (24/7), belum ada tanggal persidangan yang ditetapkan, tetapi kesepakatan tersebut kemungkinan akan menunda merger setidaknya selama beberapa bulan. “Menghentikan merger sementara kasus kami berlangsung adalah kemenangan penting dalam upaya kami untuk menegakkan hukum dan melindungi industri film dan televisi,” kata jaksa agung New York, Letitia James. Sementara itu, Jaksa Agung California Rob Bonta menyebut kesepakatan tersebur sebagai “kemenangan luar biasa.”
Penundaan dan Alasan
Dengan tambahan hari penundaan ini, merger dua studio raksasa Hollywood itu tidak dapat ditutup sebelum 18 Agustus. Hakim Araceli Martinez-Olguin dijadwalkan untuk menggelar sidang pada 3 Agustus 2026 terkait permintaan perintah sementara yang akan memblokir kesepakatan tersebut tanpa batas waktu. Koalisi dari 12 jaksa agung negara bagian menuduh kesepakatan merger tersebut melanggar Undang-undang Clayton karena akan mengurangi persaingan di pasar distribusi jaringan penayangan dasar dan bioskop.
Serikat penulis Writers Guild of America juga telah mengajukan tantangan terpisah terhadap merger senilai US$111 miliar tersebut, dengan mengatakan hal itu akan menekan upah penulis dan menyebabkan homogenisasi konten. Perjanjian tersebut merupakan pengakuan tersirat bahwa hal itu tidak akan terjadi, kecuali ada penyelesaian dengan negara bagian.
Penutupan Kesepakatan
Paramount sebelumnya meminta sidang tiga hari untuk mosi perintah pengadilan pada akhir Agustus 2026, berharap untuk mendapatkan restu hakim untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut pada awal September. Penundaan proses merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery (WBD) sebelumnya diperpanjang dengan 14 hari tambahan, setelah sebelumnya pengadilan memutuskan untuk menunda akuisisi tersebut selama 14 hari.
Pada Senin (21/7), proses merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery (WBD) senilai US$111 miliar atau setara Rp1.990 triliun (US$1=Rp17.930) ditunda selama 14 hari atas perintah hakim pengadilan federal, setelah 12 negara bagian menggugat akuisisi tersebut. Koalisi negara bagian menilai proses merger akan melanggar undang-undang antimonopoli federal, yang menyebabkan harga produksi dan produk bisa lebih tinggi, serta kuantitas film dan acara TV akan lebih sedikit.


