Dana 1.082 BTC Hilang Akibat Kerentanan Dompet Coldcard
Pada Jumat, Galaxy Research mengumumkan bahwa lebih dari 1.000 bitcoin (BTC) senilai US$ 70 juta atau sekitar Rp 1,26 triliun telah disalahgunakan dari hampir 1.200 alamat dalam transaksi yang terkait dengan kerentanan pada dompet perangkat keras Coldcard.
Kerentanan pada Coldcard
Coinkite melaporkan adanya masalah yang memengaruhi seed (frasa pemulihan) yang dibuat pada perangkat Coldcard Mk3. Sebagai langkah pencegahan, Coinkite memberikan peringatan kepada pengguna yang menggunakan Mk3 versi 4.0.1 (Maret 2021) atau yang lebih baru bahwa dana mereka berpotensi terancam.
Peringatan tersebut kemudian diperluas untuk model Mk4, Mk5, dan Coldcard Q, dan pembaruan firmware darurat dirilis untuk model-model yang terkena dampak. CEO Coinkite, Rodolfo Novak, meminta maaf atas kekurangan tersebut dan menyatakan bahwa proses peninjauan mereka gagal mendeteksi bug pada firmware tersebut.
AI dalam Mendeteksi Kerentanan
Novak mengindikasikan bahwa kerentanan tersebut mungkin terungkap melalui kecerdasan buatan (AI). Ia menyoroti bahwa peninjauan kode yang dibantu AI dapat mengidentifikasi bug tersembunyi lebih efisien daripada pakar keamanan berpengalaman, memberikan kesempatan bagi penyerang untuk mengeksploitasi kelemahan pada kode yang tersedia untuk publik.
Galaxy Research kemudian membagikan temuan mereka di media sosial, mencatat bahwa sebanyak 1.196 alamat telah dikuras dengan total 1.082,65 BTC (~$70,2 juta) antara pukul 01:10:20 dan 01:51:26 UTC pada tanggal 30 Juli.


