Waspada! Gelombang Keempat Serangan ke Coldcard Terdeteksi
Keamanan dalam berinvestasi kripto kembali menjadi sorotan setelah gelombang keempat serangan terhadap Coldcard terdeteksi. Tiga gelombang sebelumnya telah berhasil menguras 1.367 BTC senilai sekitar Rp 1,41 triliun dari ribuan alamat Bitcoin. Menurut Galaxy Research, para pelaku masih mengendalikan dana hasil kejahatan mereka, menandakan bahwa ini bukanlah aksi acak, melainkan operasi terorganisir.
Pencurian Melalui Kasino Daring
Salah satu korban melaporkan kehilangan 17 BTC dari total 30 BTC mereka akibat serangan ini. Dana yang dicuri kemudian dialihkan melalui ThorChain menuju kasino daring Duel. Pihak kasino menuntut agar korban membuat laporan polisi terlebih dahulu sebelum mereka akan mempertimbangkan untuk membekukan aset tersebut. Ancaman keamanan terhadap kekayaan digital semakin nyata dengan adanya insiden ini.
Vulnerability pada Firmware Coldcard
Serangan ini dimungkinkan karena adanya kerentanan pada proses pembuatan seed yang mempengaruhi sejumlah versi firmware Coldcard setelah Maret 2021. Coinkite, perusahaan di balik Coldcard Wallet, telah mengkonfirmasi bahwa perubahan firmware terbaru sudah menangani masalah ini untuk seed baru. Namun, seed lama yang sudah dibuat tetap rentan terhadap serangan ini.
Perusahaan telah mengambil langkah tegas dengan memusnahkan seluruh stok perangkat yang masih menggunakan firmware rentan, menghentikan pengiriman produk terkait, dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menindak pelaku. Mereka juga mendorong pengguna Coldcard segera bermigrasi ke seed baru pada perangkat yang aman.
Thorn bahkan mengingatkan bahwa setiap alamat Coldcard yang dibuat menggunakan firmware rentan berisiko besar untuk dikuras oleh para pelaku pencurian. Situasi ini semakin mengingatkan kita akan pentingnya keamanan dalam bertransaksi melalui platform kripto.


