Bursa Saham Asia Melemah, Indeks Kospi Korea Selatan Anjlok 4%
Pada perdagangan saham Kamis, (6/8/2026), bursa saham Asia mengalami pelemahan yang signifikan. Indeks Kospi Korea Selatan terpantau anjlok lebih dari 4%, menghapus kenaikan sebelumnya akibat tekanan pada pasar yang dipicu oleh koreksi saham semikonduktor utama.
Pergerakan Saham di Bursa Korea Selatan
Menurut Korea Times, indeks Kosdaq yang mayoritas diisi saham teknologi sempat bergerak fluktuatif namun akhirnya ditutup naik 0,26%. Ini merupakan kelanjutan dari tren positif yang sudah berlangsung selama lima sesi pada indeks Kosdaq.
Di sisi lain, indeks Kospi dibuka dengan penurunan 1,81% dan berlanjut hingga ditutup dengan kejatuhan 4,58%. Tekanan jual yang kuat bahkan memaksa Korea Exchange untuk menghentikan sementara pesanan selama lima menit untuk menenangkan pasar.
Pengaruh Wall Street dari Amerika Serikat
Di sisi lain, situasi yang beragam terjadi di Wall Street. Saham produsen chip, Nvidia, mengalami kenaikan signifikan setelah kabar bahwa SpaceX akan menggunakan chip Nvidia secara eksklusif. Namun, saham AMD dan Google Alphabet mengalami penurunan masing-masing 7,04% dan 4,06%.
Pelemahan saham semikonduktor AS turut berdampak negatif pada bursa saham Korea Selatan. Saham Samsung Electronics dan SK Hynix, dua perusahaan terbesar di pasar tersebut, turun 6,3% dan 10,37% secara berturut-turut.
Analis Hyundai Motor Securities, Kim Jae-seung, mengungkapkan bahwa saat ini Kospi kemungkinan tidak akan segera pulih dan mencatatkan kenaikan kuat seperti yang terjadi pada bulan Mei dan Juni.


