Saturday, September 12, 2026
HomeLifestyleKeamanan Kafein dalam Matcha untuk Ibu Menyusui

Keamanan Kafein dalam Matcha untuk Ibu Menyusui

Matcha: Aman atau Tidak Bagi Ibu Menyusui?

Jakarta – Matcha, minuman asal Jepang yang kini tengah populer, menjadi pilihan banyak orang karena kandungan antioksidannya yang tinggi dan efek menyegarkan dari kafein. Namun, bagi ibu menyusui, pertanyaan muncul apakah aman mengonsumsi matcha dan apakah kandungan kafeinnya bisa memengaruhi bayi.

Boleh Dikonsumsi dalam Jumlah Wajar

Para ahli menyatakan bahwa ibu menyusui bisa mengonsumsi matcha selama total asupan kafein harian tetap dalam batas yang disarankan. Kafein dari matcha bisa masuk ke dalam ASI, namun jumlahnya relatif kecil, sekitar 1-1,5% dari total kafein yang dikonsumsi ibu.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS juga menyarankan batasan konsumsi kafein hingga maksimal 300 mg per hari bagi ibu menyusui. Sehingga satu hingga dua cangkir matcha per hari masih dianggap aman selama tidak terlalu banyak minum minuman berkafein lain.

Mengapa Matcha Berbeda dengan Kopi?

Meski sama-sama mengandung kafein, matcha memiliki L-theanine yang dapat memperlambat penyerapan kafein sehingga efeknya lebih stabil. Artinya, matcha tidak menyebabkan lonjakan energi yang tiba-tiba seperti kopi.

Bagi ibu menyusui, disarankan untuk mulai dari setengah hingga satu cangkir matcha per hari dan mengamati reaksi bayi selama 48 jam. Waktu konsumsi juga perlu diperhatikan, sebaiknya pada pagi atau siang hari untuk menghindari gangguan pola tidur.

Jika bayi menunjukkan tanda-tanda sensitif terhadap kafein, seperti rewel, sulit tidur, atau gelisah, sebaiknya mengurangi konsumsi matcha selama beberapa hari untuk melihat perubahan.

Dengan pemahaman yang tepat dan konsumsi yang terukur, ibu menyusui tetap dapat menikmati matcha sebagai minuman pilihan tanpa menyebabkan masalah bagi bayi mereka.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler