Saturday, September 12, 2026
HomeBeritaRencana Kontinjensi Karhutla Kapuas Menyongsong Kemarau 2026

Rencana Kontinjensi Karhutla Kapuas Menyongsong Kemarau 2026

Pemkab Kapuas Gelar FGD Rencana Kontinjensi Karhutla 2026

Pemerintah Kabupaten Kapuas mengadakan Focus Group Discussion (FGD) kedua untuk menyusun rencana kontinjensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026. Acara ini berlangsung di Fovere Hotel, Jalan Pemuda Kuala Kapuas pada Senin (10/8/2026) pagi. Bupati Kapuas diwakili oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kapuas Perry Noah membuka kegiatan tersebut.

Hadir dalam acara ini Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S Pandiangan, Tim Penyusun dari LPPM Universitas Palangka Raya (UPR), unsur Forkopimda, sejumlah kepala perangkat daerah, camat, serta perwakilan instansi vertikal dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Sinergi Antara Pemerintah dan Masyarakat

Menyadari luasnya kawasan hutan dan lahan gambut di Kabupaten Kapuas yang mencapai lebih dari 1,4 juta hektar, Asisten III Perry Noah menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi musim kemarau yang lebih panjang dan kering pada tahun 2026. Dokumen rencana kontinjensi yang disusun harus dapat diimplementasikan dengan cepat dan terkoordinasi ketika darurat Karhutla dinyatakan.

Perry Noah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan memegang teguh filosofi Huma Betang dalam menjaga lingkungan. Kalak BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S Pandiangan, menyoroti jumlah hotspot dan luas lahan terbakar yang cukup signifikan hingga Juli 2026. Sebanyak 1.065 titik panas terdeteksi dengan total luas lahan terbakar mencapai 305,51 hektare sepanjang semester pertama 2026.

Melangkah Menuju Visi Kapuas BERSINAR

FGD kedua ini bertujuan untuk memvalidasi data peta kerawanan, mengklarifikasi pembagian tugas dan sistem komando, serta meningkatkan peran Masyarakat Peduli Api di tingkat desa. Penyusunan rencana kontinjensi ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi semua pemangku kepentingan guna mencapai visi Kapuas BERSINAR (Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius) yang bebas dari ancaman Karhutla dan bencana asap.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler