Monday, September 7, 2026
HomeCryptoPotensi Kenaikan Bitcoin dengan Ekspansi Fasilitas Repo The Fed di Jepang

Potensi Kenaikan Bitcoin dengan Ekspansi Fasilitas Repo The Fed di Jepang



Arthur Hayes: Bitcoin Berpotensi Naik Jika The Fed Perluas Fasilitas Repo Jepang

Arthur Hayes: Bitcoin Berpotensi Naik Jika The Fed Perluas Fasilitas Repo Jepang

Ekonom dan pendiri BitMEX, Arthur Hayes, memperkirakan potensi kenaikan Bitcoin jika Federal Reserve memperluas fasilitas repo dengan Jepang. Menurut Hayes, pemerintah Jepang saat ini memiliki sekitar US$ 1,143 triliun obligasi Treasury AS, dengan Government Pension Investment Fund (GPIF) memegang sekitar US$ 230 miliar obligasi serupa. Total aset yang dapat digunakan mencapai US$ 1,373 triliun.

Meningkatkan Likuiditas Dolar Global

Fasilitas FIMA saat ini membatasi akses hingga US$ 60 miliar bagi setiap pihak. Namun, Hayes menyoroti kesenjangan antara batas fasilitas dan kepemilikan Treasury Jepang yang besar. Menurut Hayes, perluasan kapasitas FIMA dapat meningkatkan likuiditas dolar global secara signifikan. Jepang dapat meminjam dolar dengan jaminan Treasury AS, lalu menukarnya dengan yen untuk mendukung nilai tukar mata uangnya.

Bitcoin dan Kebijakan The Fed

Hayes mengungkapkan pandangannya bahwa peningkatan pencetakan uang dapat mendorong harga Bitcoin naik. Namun, ia menegaskan bahwa skenario ini masih bergantung pada kebijakan The Fed. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga mendorong The Fed untuk mempertimbangkan perluasan fasilitas FIMA. Meskipun demikian, ekonom Daleep Singh memperingatkan bahwa fasilitas yang lebih besar hanya akan berdampak sebagai “peredam guncangan, bukan obat untuk tren mata uang”.

Arthur Hayes saat ini fokus pada peningkatan eksposur terhadap Bitcoin, emas fisik, dan saham perusahaan tambang emas. Dia bersiap mengantisipasi perubahan aturan terkait fasilitas likuiditas yang mendukung mata uang digital.

Sumber: Liputan6.com

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler