BEI Tanggapi Perubahan MSCI pada Indeks Saham, Inilah Reaksinya
Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan tanggapan terkait hasil tinjauan indeks Agustus 2026 oleh penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI). Menurut Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, proses rebalancing yang dilakukan secara periodik oleh MSCI mencerminkan keterbukaan informasi publik yang disampaikan oleh BEI.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa pihak BEI akan terus berkomunikasi dengan MSCI dan investor global dalam menghadapi perubahan tersebut.
Perubahan dalam Indeks MSCI
Melalui evaluasi terbarunya, MSCI telah mengumumkan dua saham Indonesia yang dikeluarkan dari MSCI Indonesia Index, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Seluruh perubahan tersebut akan berlaku efektif setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026.
Dampak Keluarnya Saham dari Indeks MSCI
Keluarnya dua saham Indonesia dari kelompok MSCI Global Standard Indexes berpotensi memengaruhi portofolio investor, terutama dana pasif yang mengikuti komposisi indeks tersebut. Oleh karena itu, saham GOTO dan CPIN diprediksi akan menjadi perhatian investor menjelang implementasi perubahan pada akhir Agustus 2026.


