Black Friday: Kisah dan Tradisi Belanja Diskon di Berbagai Negara
Istilah “Black Friday” mungkin terdengar asing bagi sebagian orang di Indonesia, namun di Amerika Serikat, istilah ini menjadi momen yang dinanti-nanti oleh banyak pemilik toko dan pengusaha. Bagi mereka, Black Friday bukanlah sekadar Jumat biasa. Apa sebenarnya Black Friday?
Apa yang Dimaksud dengan Black Friday?
Black Friday merupakan hari Jumat yang jatuh setelah perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat. Thanksgiving sendiri dirayakan setiap hari Kamis minggu ke-4 di bulan November. Sedangkan Black Friday dirayakan pada hari Jumat setelah Thanksgiving. Pada tahun 2022, Black Friday jatuh pada tanggal 25 November 2022, tepat setelah Thanksgiving.
Kapan Black Friday Dirayakan?
Berikut adalah tanggal Black Friday dirayakan setiap tahun:
| Tahun | Tanggal |
|---|---|
| 2010 | 26 November |
| 2011 | 25 November |
Sejarah dan Momen Black Friday
Black Friday menjadi momen di mana toko-toko memberikan diskon besar-besaran dalam waktu terbatas, biasanya hanya satu hari. Mulai dari tengah malam, toko-toko dibuka lebih awal dan masyarakat ramai-ramai berburu promo. Tradisi ini membuat Black Friday menjadi hari tersibuk di Amerika dengan kerumunan di berbagai pusat perbelanjaan.
Disebut Black Friday karena pada masa lalu terjadi kekacauan di kota Philadelphia saat turis berkunjung untuk menyaksikan American Football. Setelah pertandingan, banyak orang memadati toko-toko dan polisi sibuk mengatasi kemacetan serta perampokan toko yang terjadi.
Diskon dan Konsumsi di Black Friday
Daya tarik besar Black Friday bagi masyarakat Amerika adalah diskon tinggi yang ditawarkan oleh berbagai toko. Diskon mencapai 50% – 75% membuat banyak orang berbondong-bondong berbelanja, terutama untuk mempersiapkan Natal yang akan datang. Barang-barang seperti buku, musik, pakaian, bahkan barang elektronik menjadi primadona selama Black Friday.
Pada tahun 2020, pandemi Covid-19 membuat tren belanja sedikit berubah. Konsumen lebih cenderung berbelanja secara online dan penjualan e-Commerce meningkat signifikan.
Perayaan Black Friday di Berbagai Negara
Selain di Amerika Serikat, tradisi Black Friday turut merambah ke negara lain dengan berbagai nama dan varian:
- Di Kanada, toko-toko memberikan diskon besar untuk mencegah warganya berbelanja di Amerika Serikat.
- Di Meksiko, Black Friday dikenal sebagai El Buen Fin yang diiringi dengan perpanjangan persyaratan kredit.
- Belanda mulai mengadopsi tradisi diskon besar-besaran sejak tahun 2015 dengan ratusan toko bergabung dalam promosi.
- Di Indonesia, meski tidak sepopuler Harbolnas, Black Friday sering dipromosikan oleh berbagai e-Commerce.
Black Friday menjadi momen belanja yang dinanti di berbagai negara, menandai awal dari musim liburan dan persiapan menyambut Natal.


