Saturday, October 17, 2026
HomeKesehatanMUI Minta Klarifikasi Konser 'Till The Whole World Knows'

MUI Minta Klarifikasi Konser ‘Till The Whole World Knows’

Rencana konser “TILL THE WHOLE World Knows” di Jakarta pada 24 Oktober 2026 diminta untuk dijelaskan secara terbuka oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Permintaan itu muncul setelah beredar dugaan bahwa acara tersebut berkaitan dengan dukungan terhadap Israel dan gerakan Christian Zionism.

MUI menilai informasi tersebut perlu diverifikasi agar tidak berkembang menjadi spekulasi yang memicu keresahan. Lembaga itu belum menyimpulkan adanya agenda tertentu dalam konser tersebut, tetapi meminta penyelenggara memaparkan latar belakang dan bentuk kegiatan secara jelas.

MUI minta penyelenggara buka informasi konser

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, mengatakan dugaan keterkaitan dengan Israel perlu mendapat perhatian apabila terbukti melalui proses verifikasi.

“Apabila benar bahwa konser tersebut membawa, mempromosikan, atau menjadi bagian dari agenda dukungan terhadap Israel, maka hal tersebut patut mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat Indonesia,” ujar Sudarnoto, dikutip dari laman MUI pada Sabtu (3/10/2026).

Menurut Sudarnoto, sikap politik luar negeri Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak penjajahan. Atas dasar itu, ia meminta tujuan serta latar belakang konser diperjelas sebelum publik menarik kesimpulan mengenai acara tersebut.

MUI meminta keterangan mengenai pihak penyelenggara, pihak-pihak yang terlibat, tujuan kegiatan, artis yang akan tampil, serta bentuk kerja sama yang dijalankan. Klarifikasi juga diperlukan untuk memastikan apakah terdapat hubungan dengan organisasi, jaringan, kampanye, atau agenda politik yang mendukung Israel.

“Siapa penyelenggaranya, siapa yang terlibat, apa tujuan kegiatan, siapa artis yang tampil, bagaimana bentuk kerja sama yang dilakukan, serta apakah terdapat keterkaitan dengan organisasi, jaringan, kampanye, atau agenda politik yang mendukung Israel?” kata Sudarnoto.

Waspadai isu yang dapat memicu ketegangan

Selain dugaan keterkaitan dengan Israel, MUI menyoroti penggunaan istilah Christian Zionism dalam pembicaraan mengenai konser tersebut. Sudarnoto mengingatkan agar isu itu tidak berkembang menjadi kesalahpahaman yang lebih luas dan mengganggu hubungan antarumat beragama.

“Persoalan tersebut dapat berkembang menjadi kesalahpahaman yang lebih luas dan berpotensi mengganggu hubungan antarumat beragama. Berhati-hatilah, jangan sampai ada upaya dari pihak manapun yang berusaha membenturkan agama-agama dengan cara apapun,” tegas Sudarnoto, yang juga menjabat President of the Asia Pacific Coalition for al-Quds and Palestine.

Ia mendorong Polri dan aparat terkait memantau rencana kegiatan tersebut. Pemantauan, menurut dia, diperlukan untuk memastikan acara publik tidak dimanfaatkan sebagai sarana propaganda politik asing atau memicu konflik sosial.

Sudarnoto menegaskan pemantauan itu bukan dimaksudkan untuk membatasi kebebasan berekspresi maupun kegiatan keagamaan. Namun, apabila hasil verifikasi menunjukkan adanya dukungan atau legitimasi terhadap Israel, MUI meminta pemerintah mempertimbangkan langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler