Thursday, January 15, 2026
HomeSahamBos Djarum Dicekal: Dampaknya terhadap Saham Emiten Grup Djarum

Bos Djarum Dicekal: Dampaknya terhadap Saham Emiten Grup Djarum

Saham PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) turun 1,49% menjadi Rp 995 per saham setelah dibuka pada Rp 1.060 per saham. Saham RANC mencapai level tertinggi Rp 1.065 dan terendah Rp 965 per saham, dengan total frekuensi perdagangan 227 kali dan volume perdagangan 3.124 saham serta nilai transaksi mencapai Rp 312,1 miliar.

Di sisi lain, PT Global Digital Niaga Tbk memegang 70,56% saham RANC setelah mengakuisisi Ranch Market yang dikelola oleh Supra Boga Lestari pada 2021.

Selain itu, saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengalami penurunan 0,91% ke Rp 545 per saham setelah dibuka stagnan pada Rp 550 per saham. Saham TOWR bergerak di kisaran harga tertinggi Rp 550 dan terendah Rp 540 per saham, dengan total frekuensi perdagangan 587 kali dan volume perdagangan 63.010 saham serta nilai transaksi mencapai Rp 3,4 miliar.

Kepemilikan grup Djarum di Sarana Menara Nusantara (TOWR) melalui PT Sapta Adhikari Investama sebesar 45,28% dan PT Dwimuria Investama Andalan sebesar 19,95%.

Sementara itu, saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) masuk dalam efek pemantauan khusus sejak 30 April 2024 karena tidak memenuhi persyaratan terkait saham free float. Kepemilikan grup Djarum di SUPR melalui PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) mencapai 97,33%.

Pada sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di kisaran tertinggi 8.432,60 dan terendah 8.381,66. Dengan 336 saham melemah dan 264 saham menguat, serta 205 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan mencapai 1.144.243 kali dengan volume perdagangan 20,6 miliar saham dan nilai transaksi harian mencapai Rp 8,5 triliun.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler