Peringatan Hari Prematur Sedunia setiap 17 November menjadi momentum penting untuk membahas kelahiran prematur dan perawatan yang diperlukan bagi bayi yang lahir sebelum waktunya. Salah satu cerita yang menarik perhatian publik adalah pengalaman aktris Arumi Bachsin dalam memperjuangkan pertumbuhan anaknya yang lahir prematur. Arumi berbagi perjalanan emosionalnya sejak hari pertama sang anak lahir yang penuh tantangan dan kekhawatiran. Ia menekankan betapa dukungan tenaga kesehatan sangat penting selama proses tersebut. Kelahiran prematur masih merupakan tantangan kesehatan serius, dengan angka kelahiran prematur yang tinggi di Indonesia. WHO mencatat bahwa kelahiran prematur masih menjadi penyebab utama kematian bayi di bawah usia lima tahun. Perawatan holistik dan asupan gizi yang optimal diperlukan untuk memastikan pertumbuhan bayi prematur yang sehat. Para tenaga kesehatan menekankan pentingnya kualitas pertumbuhan anak prematur sejak hari pertama kehidupannya, dengan memberikan ASI sebagai sumber gizi utama.


