Pada perdagangan saham 8-12 Desember 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan tren kenaikan. Meski kenaikan IHSG terbatas, terdapat 10 saham top gainers dan top losers yang menonjol selama periode tersebut. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa IHSG mengalami kenaikan sebesar 0,32% menjadi 8.660,49. IHSG mencapai level tertinggi 8.776,97 dan terendah 8.560,10 dalam satu pekan tersebut, setelah menguat 1,46% pada pekan sebelumnya ke posisi 8.632,76.
Investor asing terus melakukan aksi beli saham, dengan total pembelian mencapai Rp 1,42 triliun, meskipun lebih rendah dari pekan sebelumnya yang mencapai Rp 2,48 triliun. Dari 11 sektor saham, lima sektor mengalami penurunan. Sejumlah sektor seperti consumer nonsiklikal, industri, properti dan real estate, serta transportasi dan logistik mencatatkan koreksi harga saham. Namun, sektor energi menjadi pemenang terbesar dengan kenaikan 6,49%, diikuti oleh sektor basic materials, consumer siklikal, perawatan kesehatan, teknologi, dan infrastruktur.
Meskipun IHSG mengalami kenaikan tipis, terdapat 10 saham yang berhasil melampaui kinerja IHSG selama periode tersebut, dengan kenaikan harga sahamnya mencapai ratusan persen. Ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang menarik bagi para investor.


