Thursday, January 15, 2026
HomeSahamWall Street Turun Setelah Investor Jual Saham Teknologi

Wall Street Turun Setelah Investor Jual Saham Teknologi

Pada perdagangan saham Jumat, 12 Desember 2025, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street mengalami pelemahan. Investor terus keluar dari saham teknologi dan beralih ke sektor-sektor bernilai di pasar, menyebabkan koreksi di Wall Street. Indeks S&P 500 turun 1,07% menjadi 6.827,41, sementara indeks Nasdaq terpangkas 1,69% menjadi 23.195,17. Dow Jones juga merosot 0,51% menjadi 48.458,05 setelah mencetak rekor tertinggi intraday baru. Indeks Russell 2000 mengalami penurunan sebesar 1,51% namun sempat mencapai rekor tertinggi baru selama perdagangan.

Selama sepekan, indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat koreksi terbesar, dengan S&P 500 turun 0,6% dan Nasdaq melemah 1,6%. Namun, Dow Jones naik 1,1% dalam sepekan. Kapitalisasi pasar kecil mengalahkan perusahaan besar, dengan indeks Russell 2000 naik 1,2% setelah mencatat rekor tertinggi baru sepanjang masa. Saham-saham terkait kecerdasan buatan menghadapi tekanan, seperti saham Broadcom yang terpangkas lebih dari 11% karena kekhawatiran tekanan margin meskipun perseroan melampaui harapan kuartal keempat.

Saham AMD, Palantir Technologies, dan Micron juga mengalami koreksi bersama Broadcom, sedangkan sektor keuangan, perawatan kesehatan, dan industri menerima dorongan. Saham Visa, Mastercard, UnitedHealth Group, dan GE Aerospace menjadi pemenang di sektor-sektor tersebut. Investor menunjukkan kehati-hatian terkait kecerdasan buatan, dengan saham-saham bernilai lebih unggul daripada saham pertumbuhan. Meskipun tidak pesimistis secara langsung, Investor menjadi lebih waspada, gugup, dan ragu-ragu terhadap investasi di sektor kecerdasan buatan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler