Industri otomotif terus beradaptasi dengan perubahan permintaan konsumen. Produsen mobil seperti Ford telah melihat dampak biaya, infrastruktur yang masih terbatas, dan kondisi politik terkini dalam mengembangkan strategi mereka. Hal ini terlihat ketika mereka beralih dari ambisi kendaraan listrik (EV) murni ke strategi bahan bakar campuran, yang akan mencakup lebih banyak varian kendaraan hibrida dalam jajaran produknya. Meskipun pasar kendaraan hibrida dan listrik di Ford saat ini menyumbang 17 persen dari volume penjualan global, perusahaan ini berencana meningkatkannya menjadi 50 persen pada tahun 2023. Mereka berinvestasi dalam Universal EV Platform baru dan menghadirkan lebih banyak opsi kendaraan hibrida serta listrik jarak jauh.
Ford telah merancang Platform EV generasi berikutnya untuk menghadirkan kendaraan listrik efisien dan terjangkau. Mereka berencana untuk memproduksi truk pickup listrik ukuran sedang pada tahun 2027, serta memperkenalkan kendaraan seperti F-150 Lightning EREV dengan jarak tempuh sekitar 700 mil. Langkah-langkah ini merupakan bagian dari strategi Ford+ yang bertujuan mengurangi produk dengan kinerja rendah untuk fokus pada produk yang lebih menguntungkan.
Perubahan ini juga mencakup reorientasi produksi Ford dari kendaraan listrik besar yang kurang diminati menjadi kendaraan yang dapat meningkatkan volume penjualan. Sebagai contoh, Ford tidak akan menghadirkan van listrik komersial baru, melainkan menawarkan van yang lebih terjangkau dengan opsi powertrain gas atau hibrida. Mereka berencana meluncurkan lima kendaraan baru yang ekonomis serta menyediakan opsi gas, hibrida, dan listrik jarak jauh di jajaran produk mereka.
Selain itu, Ford akan memperluas bisnisnya dengan memasuki pasar solusi penyimpanan energi untuk pusat data dan infrastruktur. Mereka juga merencanakan solusi penyimpanan energi perumahan, dengan harapan menyaingi produk seperti Powerwall milik Tesla. Langkah-langkah ini sejalan dengan tujuan Ford untuk menjadi netral karbon pada tahun 2050, dengan fokus pada menjadikan jajaran produk mereka lebih ramah lingkungan dan terjangkau bagi konsumen.


