Kate Middleton, calon ratu Inggris yang memiliki daya pikat dan kemisteriusan seperti mendiang Ratu Elizabeth II, menjadi sorotan pakar kerajaan Helena Chard. Dalam daftar 50 bintang Inggris versi British Vogue, Middleton diakui sebagai “influencer abadi” berkat gayanya yang anggun dan kemampuannya untuk terhubung dengan orang lain. Desainer dan merek terkenal berlomba-lomba untuk berkolaborasi dengan Putri Wales ini.
Menurut Chard, Middleton memiliki kombinasi keajaiban dan misteri yang mirip dengan Ratu Elizabeth, dengan keteguhan hati, sikap baik, empatik, dan menenangkan yang memukau penggemar Kerajaan di seluruh dunia. Pendapat ini didukung oleh pakar kerajaan lainnya, Hilary Fordwich, yang menyebut Middleton sebagai pilar kekuatan dan popularitas Istana berkat karakternya yang solid dan bebas drama.
Kate Middleton dan Pangeran William disebut akan membawa reformasi besar saat naik takhta menjadi Raja William V. Salah satu reformasi yang dijanjikan adalah menghapus gelar kebangsawanan keluarga yang tidak lagi relevan dengan Kerajaan Inggris. Pasangan ini juga diharapkan akan memperluas fokus mereka pada isu-isu besar seperti perubahan iklim dan kesehatan mental, serta dampaknya secara nasional maupun global.
Dari pengamatan Tom Sykes, William dianggap lebih menekankan kesehatan dan kesejahteraan individu daripada aspek formalitas dan seremonial yang diutamakan oleh ayahnya, Raja Charles III. William dan Middleton diharapkan dapat membawa semangat baru ke dalam monarki Inggris, dengan lebih menekankan nilai-nilai modern dan relevan dengan tantangan zaman. Semua harapan tertuju pada pasangan ini untuk mengembangkan kerajaan menjadi entitas yang lebih inklusif dan dekat dengan rakyat.


