Pagi ini, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau melemah sebesar 97,47 poin atau 1,08 persen mencapai 8.894,70. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,52 poin atau 0,97 persen ke posisi 866,58. Sebelumnya, IHSG memiliki potensi menguat dalam perdagangan saham hari Jumat. Meskipun terjadi pelemahan sebesar 0,2% pada hari Kamis seiring dengan aksi jual saham oleh investor asing sebesar Rp 964 miliar, namun saham-saham seperti BBCA, BMRI, ANTM, BBNI dan BBRI masih banyak diminati. Menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, IHSG berpotensi rebound hari ini. Sementara itu, Tasrul Tanar dari PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyoroti level resistance IHSG pada 9.100 dan 9.150 serta level support pada 8.975 dan 8.900 yang menjadi penahan koreksi. Kunci utamanya adalah memastikan IHSG tetap di atas level 8.875 untuk menjaga struktur bullish dan menghindari pembalikan tren. Sebagai disclaimer, setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca untuk mempelajari dan menganalisis sebelum membeli atau menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi.


