BMW sedang bersiap untuk merilis iX3, SUV listrik terbarunya, di Eropa pada musim semi ini. Namun, untuk pasar Cina, BMW telah mempersiapkan varian iX3 dengan jarak sumbu roda yang lebih panjang. Varian ini akan diresmikan di Beijing Auto Show 2026 pada bulan April dan tersedia untuk pembelian di Cina pada semester kedua tahun tersebut.
Dari foto prototipe yang telah tersebar, terlihat bahwa iX3 dengan jarak sumbu roda lebih panjang memiliki penambahan panjang sekitar 10,8 cm daripada model standar. Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan ruang kaki penumpang belakang, yang sebelumnya sudah cukup lapang pada model standar. BMW juga mengklaim bahwa suspensi dan setelan khusus telah dikembangkan untuk pasar Cina, untuk menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas yang diharapkan oleh konsumen.
Meskipun iX3 versi jarak sumbu roda panjang ini dirancang khusus untuk pasar Cina, BMW juga berencana untuk memasarkannya di negara-negara lain seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan India. Produksi iX3 panjang telah dimulai di pabrik BMW Brilliance di Shenyang sejak Desember, dengan perkiraan kapasitas pabrik mencapai 150.000 unit per tahun mulai 2027. Meskipun spesifikasi panjangnya berbeda, iX3L tetap menggunakan platform Neue Klasse 800 volt yang sama dan teknologi motor listrik generasi keenam BMW.
Pada versi iX3 dengan jarak sumbu roda panjang ini, sistem operasi yang digunakan juga mengalami penyesuaian, dengan 70% dari pengembangan dilakukan secara lokal. BMW menghadirkan integrasi large language model dari Alibaba dan DeepSeek untuk asisten suara berbasis AI, serta sistem bantuan pengemudi yang disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan penggunaan lokal. Meskipun spesifikasi teknisnya serupa dengan model standar, iX3L diharapkan menawarkan peningkatan dalam jarak tempuh yang diperkirakan mencapai 900 km berdasarkan uji CLTC, menjadi pilihan yang menarik bagi pasar Cina dan beberapa negara lainnya.


