Saturday, February 7, 2026
HomeCryptoAncaman Shutdown Pemerintah AS pada 30 Januari: Ancaman Bagi Bitcoin

Ancaman Shutdown Pemerintah AS pada 30 Januari: Ancaman Bagi Bitcoin

Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital” dan dianggap sebagai aset yang akan bersinar saat keadaan politik tidak stabil. Namun, data historis menunjukkan sebaliknya. Selama satu dekade terakhir, Bitcoin cenderung mengikuti tren pasar daripada berperan sebagai lindung nilai.

Dari empat penutupan sistem keuangan terakhir, harga Bitcoin justru turun atau terus mengalami penurunan. Satu-satunya pengecualian adalah pada Februari 2018 saat Bitcoin menguat, namun dianggap sebagai pantulan teknis akibat kondisi pasar yang sudah oversold, bukan karena faktor politik.

Jadi, jika tren pasar saat ini sedang lemah, penutupan pemerintah kemungkinan besar hanya akan memperburuk koreksi harga.

Masalah internal juga muncul di pasar kripto. Data dari CryptoQuant menunjukkan adanya tekanan pada sisi produksi. Perusahaan besar seperti CleanSpark, Riot Platforms, dan Marathon Digital dilaporkan mengalami penurunan produksi akibat badai musim dingin yang mengganggu pasokan listrik di AS.

Data Net Realized Profit/Loss (NRPL) juga menunjukkan banyak investor yang mulai menjual dengan harga yang tidak menguntungkan. Hal ini menunjukkan adanya fase distribusi dan pengurangan risiko, bukan akumulasi atau pembelian aktif.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler