Di dalam evaluasi terbaru, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat adanya perubahan status saham-saham, baik itu naik, turun, tetap, maupun masuk sebagai konstituen baru. Beberapa saham, seperti MDKA, PANI, dan SCMA, mengalami kenaikan bobot. Sementara itu, saham lain seperti PNLF dan PWON tetap pada posisinya. Di sisi lain, saham-saham seperti TPIA, JAYA, dan SMGR mengalami penurunan bobot. BEI juga mencatat adanya saham baru yang masuk ke dalam perhitungan indeks, contohnya NCKL. Terdapat lima saham yang menjadi konstituen baru, di antaranya PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). Perubahan ini merupakan cerminan dari dinamika kinerja emiten berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, dari kapitalisasi pasar hingga faktor fundamental perusahaan. BEI menegaskan bahwa seluruh proses evaluasi dilakukan secara objektif dan transparan sesuai dengan metodologi indeks yang berlaku. Dengan adanya pembaruan ini, diharapkan para investor dapat menyesuaikan strategi investasi mereka, terutama bagi yang menggunakan indeks Economic30 sebagai acuan portofolio.


