Trio produser musik, Laleilmanino, membuka tirai di balik kisah emosional yang menginspirasi penciptaan lagu berjudul Sikilku Iso Muni yang terpilih sebagai lagu tema dalam film Na Willa karya sutradara Ryan Adriandhy. Lagu ini spesial diciptakan untuk menyertai adegan yang sarat makna dalam film tersebut, ketika karakter bernama Dul kehilangan kakinya dan harus mengandalkan kaki palsu dari kayu. Namun, jauh dari kesedihan, Laleilmanino merancang lagu ini untuk mengekspresikan sisi positif dari situasi tersebut. Mereka ingin mendorong pendengar untuk melihat kehilangan sebagai awal perjalanan baru yang penuh harapan. Dalam lirik lagu, karakter Dul malah merayakan keberadaan kakinya yang baru dengan gembira, seolah menjadikan langkahnya sebagai alunan musik. Nino dari Laleilmanino menjelaskan bahwa pesan dari lagu tersebut adalah tentang ketangguhan dalam menghadapi kehidupan, dibuktikan dengan sikap karakter Dul yang tetap bersuka cita meski kehilangan kaki aslinya. Diharapkan lagu ini dapat memberi semangat dan inspirasi bagi pendengar untuk melawan tantangan dengan penuh optimisme. Film Na Willa sendiri mengambil setting kehidupan di tahun 1960-an di sebuah gang kecil di Surabaya, mengikuti perjalanan seorang remaja bernama Willa dalam menghadapi perubahan dan kehilangan. Dipenuhi dengan pesan moral yang mendalam, baik lagu Sikilku Iso Muni maupun film Na Willa diharapkan bisa menyentuh hati penonton dengan cerita yang kuat dan inspiratif.


