Pada tanggal 13 Maret 1986, Microsoft resmi melantai di bursa saham Nasdaq dengan harga USD 21 per saham. Saat itu, harga saham langsung melonjak hingga USD 35,50 per saham pada hari perdagangan pertama. IPO Microsoft tidak hanya memberikan modal pertumbuhan bagi perusahaan, tetapi juga memberi kesempatan berharga bagi para investor untuk berinvestasi di masa depan industri komputer. Bagi seseorang yang berinvestasi USD 1.000 saat IPO, dana tersebut akan membeli sekitar 47 saham Microsoft. Meskipun jumlah tersebut terlihat kecil, tapi hasilnya luar biasa dalam jangka panjang. Selama empat dekade berikutnya, Microsoft melakukan sembilan kali stock split yang membuat jumlah saham investor bertambah menjadi sekitar 13.700 saham. Saat ini, dengan harga saham Microsoft sekitar USD 400 per saham, investasi awal USD 1.000 kini bernilai sekitar USD 5,5 juta. Kinerja saham Microsoft juga jauh melampaui rata-rata pasar, dengan return tahunan sekitar 21,8 persen, jauh di atas rata-rata S&P 500 sebesar 10,8 persen per tahun. Microsoft telah memberikan hasil investasi yang mengesankan bagi para investor selama 40 tahun terakhir.


