OKX Ventures dan HashKey Capital telah sepakat untuk berinvestasi di platform perdagangan mata uang kripto Vietnam, CAEX. Dengan suntikan modal yang cukup dari kedua perusahaan tersebut, CAEX dapat bergabung dengan skema percontohan yang diatur di negara tersebut untuk perdagangan aset digital. Vietnam menempati peringkat keempat secara global dalam Indeks Adopsi Mata Uang Kripto Global 2025 versi Chainalysis. Negara ini memiliki lebih dari 20 juta pengguna mata uang kripto, sekitar satu dari lima penduduknya. Dikutip dari laman scmp.com, suntikan modal dari OKX Ventures dan HashKey Capital bertujuan untuk membantu CAEX mencapai ambang batas modal dasar minimum sebesar 10 triliun dong Vietnam (USD 380 juta) untuk berpartisipasi dalam uji coba perdagangan mata uang kripto resmi.
Aturan percontohan menuntut minimal 65 persen dari modal berasal dari investor institusional dan kepemilikan asing dibatasi hingga 49 persen. Selain kontribusi modal, OKX Ventures dan HashKey Capital juga akan berkolaborasi dengan CAEX dalam hal infrastruktur teknis, sistem keamanan, kepatuhan, manajemen risiko, serta konektivitas likuiditas sesuai dengan peraturan Vietnam. Besarnya kepemilikan saham investor tidak diungkapkan. CAEX, didirikan pada September tahun lalu, didukung oleh VPBank Securities dan LynkiD. CEO CAEX, Nguyen Hong Trung, menyatakan bahwa kerja sama dengan OKX Ventures dan HashKey Capital dapat membantu CAEX mengoperasikan platform perdagangan aset mata uang kripto sesuai dengan standar internasional. CAEX berkomitmen untuk memberikan akses transparan, aman, dan mudah diakses bagi setiap investor dalam era aset digital.


