DSNG Tetap Berkinerja Positif Namun Hadapi Tantangan di Industri Kayu
Di tengah pencapaian positif yang ditorehkan oleh PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), perusahaan ini masih dihadapkan pada tekanan di segmen industri kayu. Permintaan global terhadap produk panel dan engineered flooring mengalami penurunan, terutama karena pasar di Amerika Serikat melambat.
Tantangan di Segmen Industri Kayu
Penjualan panel kayu mencapai 26 ribu meter kubik, sementara penjualan engineered flooring mencapai 56 ribu meter persegi. Kedua segmen tersebut mengalami penurunan volume penjualan masing-masing sebesar 11,5% dan 63,2% secara tahunan. Hal ini menjadi tantangan bagi DSNG dalam mengelola industri kayu di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Sementara itu, di segmen energi terbarukan, pendapatan tercatat sebesar Rp 40,2 miliar atau turun 8,4% secara Year over Year (YoY). Penurunan ini disebabkan oleh melemahnya permintaan ekspor cangkang inti sawit (PKS), terutama dari pasar Jepang. DSNG harus dapat menyesuaikan strategi untuk mengatasi penurunan pendapatan ini.
Performa Keuangan Hingga Akhir Maret 2026
Hingga akhir Maret 2026, total aset DSNG tercatat mencapai Rp 17,7 triliun, dengan liabilitas sebesar Rp 5,7 triliun dan ekuitas Rp 12 triliun. Meskipun menghadapi tantangan di beberapa segmen, DSNG tetap berusaha mempertahankan kinerja keuangannya yang sehat.


