Semen Indonesia Meningkatkan Penggunaan Suku Cadang Lokal
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG telah mencatatkan belanja suku cadang lokal sebesar Rp 809 miliar pada tahun 2025, mengalami peningkatan sebesar 2,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Inisiatif Strategis dalam Sustainability Road Map SIG 2030
Vita Mahreyni, Corporate Secretary SIG, menegaskan bahwa peningkatan penggunaan produk dalam negeri bukan hanya untuk memenuhi regulasi, tetapi juga merupakan bagian dari inisiatif strategis perusahaan yang sejalan dengan Sustainability Road Map SIG 2030.
“Untuk mendukung peningkatan TKDN secara berkelanjutan, SIG secara aktif melakukan pengembangan komponen suku cadang melalui kegiatan Research and Development (R&D) bersama mitra industri dan pelaku UKM, untuk terus meningkatkan kapasitas produksi, inovasi teknologi, serta daya saing produk dalam negeri,” ungkap Vita Mahreyni.
Memperkuat Rantai Pasok Domestik
Kenaikan belanja suku cadang lokal hingga 164,3 persen dari baseline tahun 2020 menunjukkan strategi SIG dalam memperkuat rantai pasok domestik dan meningkatkan efisiensi operasional di tengah persaingan industri bahan bangunan yang semakin ketat.
Implementasi sustainable procurement yang dijalankan perusahaan bertujuan untuk memperkuat pemasok domestik serta menjaga efisiensi dan daya saing. Pendekatan ini juga sejalan dengan transformasi berbasis ESG (Environmental, Social, Governance) yang mendorong penciptaan nilai ekonomi berkelanjutan.
Sebagai produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia, SIG mengintegrasikan penggunaan produk dalam negeri mulai dari pengadaan bahan baku, suku cadang, hingga jasa penunjang industri.


