Pengesahan Undang-Undang Kripto Tertunda
Penasihat utama Gedung Putih untuk masalah kripto, Patrick Witt, telah menargetkan tanggal 4 Juli sebagai tenggat waktu untuk pengesahan undang-undang kripto menyeluruh. Waktu semakin mendekat, namun proses pengesahan belum rampung.
Masalah Perlakuan Terhadap Stablecoin
Setahun yang lalu, DPR telah mengesahkan versi undang-undangnya, namun perlu disinkronkan dengan versi yang akan dihasilkan Senat. Salah satu kendala utama dalam pembahasan RUU di Komite Perbankan Senat adalah perlakuan terhadap imbalan stablecoin. Meskipun bahasa kompromi telah dirilis minggu lalu, namun masih ada kekhawatiran bahwa hal tersebut belum memuaskan semua pihak terkait.
Isu Etika Muncul ke Permukaan
Proses pengesahan undang-undang kripto dihadang oleh isu etika, terutama terkait dengan koneksi Presiden Donald Trump dan keluarganya dengan dunia kripto. Banyak Senator Demokrat yang menyuarakan kekhawatiran terhadap hal ini, mengingat keterlibatan Trump dan keluarganya dalam proyek kripto senilai miliaran dolar.
Trump dan istrinya, Melania Trump, telah terlibat dalam peluncuran memecoin sebelumnya, sementara keluarganya juga terlibat dalam proyek DeFi dan stablecoin World Liberty Financial. Semua keterlibatan ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi konflik kepentingan yang bisa muncul dalam regulasi kripto di masa depan.


