Jakarta, CNN Indonesia — Ruben Onsu menyampaikan kesulitannya dalam bertemu dengan anak-anaknya yang berada di bawah asuhan Sarwendah. Hal ini mendorong Ruben untuk tidak mengirim uang nafkah selama enam bulan terakhir.
Sulitnya Bertemu Anak-Anak
Pihak Ruben Onsu menekankan bahwa selama ini dirinya sulit bertemu dengan anak-anaknya. Pengacara Ruben, Minola Sebayang, juga menyatakan hal yang sama. Menurutnya, kekasih Sarwendah, Giorgio Antonio, yang tidak memiliki hubungan darah dengan anak-anak Ruben justru lebih leluasa dalam bertemu mereka.
Menurut Minola, hal ini bisa membuat ayah kandung merasa tergantikan. Meskipun Ruben sudah berusaha untuk berkomunikasi dan bertemu dengan anak-anaknya sesuai kesepakatan, yakni 3-4 hari per pekan.
Permasalahan Uang Nafkah
Ruben juga menyoroti keluhan pihak Sarwendah soal uang nafkah yang berhenti selama enam bulan terakhir. Sementara dirinya telah berkontribusi selama bertahun-tahun namun merasa tidak dihargai. Kondisi ini membuat Ruben mendesak agar jika tidak sanggup, uang nafkah serahkan kepadanya.
Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, juga memberikan klarifikasi terkait mobil yang disebut sebagai aset milik Ruben. Menurutnya, Sarwendah sudah tidak memiliki kaitan dengan mobil tersebut dan Ruben tidak lagi membiayai biaya pendidikan anaknya sejak akhir 2025, padahal dalam perjanjian sebelumnya ia setuju untuk membiayai hingga anak-anak lulus kuliah.
Abraham Simon juga menekankan bahwa sejak akhir tahun 2025, klien mereka yang membiayai biaya pemeliharaan anak-anak, seperti biaya sekolah, les, bimbingan belajar, dan biaya kesehatan anak-anak. Sarwendah juga telah ditagih oleh debt collector terkait mobil tersebut, yang telah terjadi dua kali. Namun, Simon menegaskan bahwa Sarwendah tidak memiliki kaitan atau tanggung jawab terhadap mobil tersebut.


