Tuesday, July 21, 2026
HomeCryptoFamili Office Timur Tengah Borong Bitcoin Saat Harga Turun

Famili Office Timur Tengah Borong Bitcoin Saat Harga Turun



Peningkatan minat investor institusi terhadap Bitcoin terus terjadi meskipun harga aset kripto tersebut mengalami volatilitas yang tinggi. Menurut D’Agostino, total modal yang tersimpan di ETF Bitcoin hanya turun sekitar 15% saat harga Bitcoin turun hampir 50%. Hal ini menandakan bahwa investor besar cenderung mempertahankan kepemilikannya daripada menjual aset saat pasar sedang tidak stabil.

Investor Institusi Tetap Yakin

Di tengah ketidakpastian ini, investor institusi tetap yakin terhadap prospek jangka panjang Bitcoin. D’Agostino menegaskan bahwa risiko sistemik dan potensi margin call yang dapat memicu gelombang penjualan paksa di kalangan investor institusi dianggap relatif rendah. Dia menyatakan bahwa mayoritas investor institusi tidak menggunakan leverage berlebihan secara ekstrem, sehingga risiko likuidasi paksa yang masif lebih sering terjadi di platform perdagangan luar negeri.

Sentimen Investor Institusi

D’Agostino mengamati bahwa sentimen investor institusi saat ini tetap terukur dan rasional. Mereka lebih fokus pada cara untuk memperoleh modal tambahan guna meningkatkan eksposur ke aset kripto. Meskipun harga Bitcoin turun drastis, investor institusi masih mempertimbangkan berbagai skenario untuk mendapatkan aset tersebut dengan harga yang dianggap paling menguntungkan.

“Investor institusi berpikir bagaimana cara termurah untuk mendapatkan aset yang mereka sukai. Saat harga Bitcoin berada di level US$ 125.000, mereka masih menyukainya di US$ 100.000, dan bahkan lebih menyukainya di US$ 65.000,” ujar D’Agostino.


Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler