Para Investor Bitcoin Mulai Meragukan dengan Harga yang Terus Melemah
Harga Bitcoin terus menunjukkan tren pelemahan dalam beberapa bulan terakhir, membuat investor mulai meragukan masa depan mata uang kripto ini. Meskipun telah mengalami koreksi yang signifikan, banyak indikator teknikal masih menunjukkan sinyal negatif bagi Bitcoin.
Siklus Pelemahan Bitcoin
Secara historis, pelemahan harga Bitcoin saat ini belum mencapai titik terendah dari siklus-siklus sebelumnya. Dalam beberapa siklus koreksi terbesar, Bitcoin pernah mengalami penurunan lebih dari 80%. Jika pola ini berlanjut, harga Bitcoin bisa saja turun hingga mendekati level US$ 22.000.
Tekanan Terhadap Bitcoin dan Aset Lainnya
Pelemahan Bitcoin juga memiliki dampak pada aset-aset lain yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Harga emas dan perak mengalami penurunan signifikan akhir-akhir ini, sementara logam industri seperti tembaga juga mulai terdampak. Aluminium bahkan sudah turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari, menunjukkan sentimen negatif terhadap komoditas secara keseluruhan.


