Wednesday, July 22, 2026
HomeBeritaAlasan Penutupan Museum Lambung Mangkurat Setiap Senin

Alasan Penutupan Museum Lambung Mangkurat Setiap Senin

Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru Melakukan Perubahan Jadwal Kunjungan

Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru akan menerapkan kebijakan baru dengan menutup layanan kunjungan setiap hari Senin mulai tanggal 20 Juli 2026. Hal ini dilakukan untuk memberikan waktu bagi petugas melakukan pembersihan menyeluruh di area pameran dan ruang penyimpanan koleksi museum.

Alasan di Balik Kebijakan Baru

Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, Ady Surya, menjelaskan bahwa kebijakan terbaru ini diterapkan karena padatnya aktivitas kunjungan yang membuat proses pembersihan koleksi dan vitrin pameran tidak dapat dilakukan secara maksimal. Sebelumnya, museum ini beroperasi setiap hari tanpa hari libur.

“Karena ada satu hari yang harus kami gunakan untuk melakukan pembersihan pada vitrin-vitrin pameran museum, maka diputuskan setiap hari Senin museum libur menerima kunjungan,” ujar Ady seperti dilansir dari Media Center Kalsel.

Pengaruh Terhadap Pendapatan Museum

Meskipun museum ini akan menutup layanannya satu hari dalam seminggu, Ady optimis bahwa kebijakan tersebut tidak akan berdampak pada target pendapatan retribusi museum pada tahun 2026 sebesar Rp140 juta. Menurutnya, mayoritas kunjungan masyarakat terjadi pada akhir pekan sehingga potensi pendapatan tetap terjaga.

“Kami optimis target retribusi tetap tercapai karena kunjungan terbanyak biasanya berlangsung pada akhir pekan, sedangkan hari Senin dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan dan kualitas layanan museum,” kata Ady.

Bagi masyarakat atau sekolah yang telah merencanakan kunjungan ke Museum Lambung Mangkurat pada tanggal 20 Juli 2026, diharapkan untuk menyesuaikan jadwal kunjungan mereka. Jika telah mengajukan permohonan kunjungan pada tanggal tersebut, disarankan untuk mengajukan penjadwalan ulang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler