Thursday, August 13, 2026
HomeSahamKinerja Bursa Saham Asia Menguat di Tengah Ketegangan AS-Iran

Kinerja Bursa Saham Asia Menguat di Tengah Ketegangan AS-Iran

Bursa Saham Asia Menguat di Tengah Ketegangan AS-Iran

Pagi ini, bursa saham Asia Pasifik dibuka dengan kenaikan, mengabaikan ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Hal ini tercermin dari indeks acuan Nikkei 225 di Jepang yang menguat 0,28% dan indeks Topix yang bertambah 0,72%. Korea Selatan juga ikut merasakan kenaikan dengan indeks Kospi yang naik 0,58% dan Kosdaq melonjak 1,84%. Sementara itu, indeks ASX 200 tampak stagnan.

Melihat Tren Pasar

Pendiri Fed Watch Advisors, Ben Emons, mengungkapkan bahwa penutupan Selat Hormuz merupakan risiko besar bagi pasar, namun hingga saat ini investor masih cenderung menghindari risiko tersebut. Speculasi terhadap penutupan tersebut masih menjadi sorotan utama, bersama dengan perhatian terhadap CPI, Warsh (ketua the Fed), dan laporan laba bank.

Antisipasi terhadap laporan laba perusahaan juga memanas, terutama dari bank-bank besar AS seperti JPMorgan Chase, Goldman Sachs, Morgan Stanley, Bank of America, Citigroup, dan Wells Fargo. Netflix, Johnson & Johnson, dan UnitedHealth pun akan segera merilis laporan keuangan mereka. Analis memperkirakan pertumbuhan laba S&P 500 pada kuartal kedua mencapai lebih dari 23% dibandingkan tahun sebelumnya.

Antisipasi di Sektor Teknologi

CIO Raymond James, Larry Adam, menyoroti sektor teknologi, khususnya dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI). Adam optimis bahwa belanja modal terkait AI akan terus meningkat hingga tahun 2028 karena banyak perusahaan yang mendapat manfaat dari adopsi teknologi tersebut. Terbukti dengan peningkatan sebesar 98% dalam penyebutan AI di berbagai sektor yang mencapai rekor tertinggi baru.

Perkembangan lanjutan akan terlihat dengan dirilisnya laporan CPI Juni pada pagi hari Selasa. Semua mata tertuju pada bagaimana pasar akan bereaksi terhadap dinamika global yang terus berubah.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler