Monday, September 7, 2026
HomeSahamPGI Incar Kapasitas 1,8 GW Panas Bumi dan Green Hydrogen 2034

PGI Incar Kapasitas 1,8 GW Panas Bumi dan Green Hydrogen 2034



PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Mempercepat Ekspansi Pembangkit Panas Bumi

Momentum satu abad panas bumi Indonesia dimanfaatkan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) untuk mempercepat ekspansi. Perusahaan menargetkan kapasitas terpasang pembangkit panas bumi yang dikelola mandiri mencapai 1 Gigawatt (GW) pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi PGE dalam mendorong pertumbuhan industri panas bumi nasional.

Direktur Operasi PGE Fokus pada Pengembangan Geothermal

Direktur Operasi PGE Andi Joko Nugroho menegaskan babak baru pengembangan panas bumi Indonesia. Perusahaan berkomitmen untuk mendorong pengembangan panas bumi melalui inovasi, kolaborasi, dan diversifikasi pemanfaatannya. Pada acara The 5th ITB International Geothermal Workshop (IIGW) 2026 di Bandung, Jawa Barat, dia menyampaikan rencana pengembangan PGE ke depan.

Inovasi Teknologi dan Diversifikasi Pemanfaatan Panas Bumi

PGE fokus pada mempercepat inovasi teknologi dan memperluas pemanfaatan panas bumi di luar sektor kelistrikan. Pengembangan green hydrogen juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung industri hijau dengan pasokan energi bersih dan stabil.

Indonesia memiliki potensi besar sebagai sumber energi baru terbarukan dengan kapasitas panas bumi sekitar 24 gigawatt. Perjalanan panas bumi di Indonesia dimulai dari survei manifestasi panas bumi di Kamojang dan kini berkembang menjadi salah satu produsen listrik panas bumi terbesar di dunia.

Akademisi Geotermal dari ITB, Nenny Miryani Saptadji, percaya bahwa dengan pengelolaan yang tepat, energi panas bumi dapat menjadi sumber energi yang andal bagi Indonesia dalam jangka panjang. Dia juga menekankan pentingnya pembelajaran dan pengembangan panas bumi bagi masa depan energi Indonesia.

Komitmen PGE dalam mendukung pengembangan panas bumi Indonesia mendapatkan pengakuan melalui dua penghargaan pada IIGW 2026. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kontribusi PGE dalam mendukung riset, pendidikan, inovasi, dan pengembangan industri panas bumi di Indonesia.


Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler