Thursday, August 13, 2026
HomeSahamInvestor Asing Akuisisi Saham Senilai Rp 442 Miliar

Investor Asing Akuisisi Saham Senilai Rp 442 Miliar

Investor Asing Mulai Akumulasi Saham Kapitalisasi Besar di Sektor Perbankan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat dalam perdagangan saham pekan lalu, 13-17 Juli 2026, di tengah aksi beli saham yang dilakukan oleh investor asing. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa IHSG menguat 4,24% menjadi 6.175,53. Selama pekan tersebut, IHSG mencapai level tertinggi 6.192,65 dan level terendah 5.898,14.

Kapitalisasi Pasar Saham dan Transaksi Perdagangan

Kapitalisasi pasar saham juga mengalami kenaikan signifikan, naik 3,95% menjadi Rp 10.749 triliun dari Rp 10.340 triliun pekan sebelumnya. Volume perdagangan saham pun meningkat drastis, dengan rata-rata volume mencapai 26,17 miliar saham, naik 27,75% dari 20,48 miliar saham pekan sebelumnya.

Di samping itu, nilai transaksi harian juga mengalami peningkatan, mencapai Rp 13,99 triliun, naik 36,25% dari Rp 10,26 triliun pekan sebelumnya. Total frekuensi perdagangan saham juga bertambah 24,60% menjadi 2,33 juta kali transaksi dari 1,87 juta kali transaksi pekan lalu.

Aksi Beli Saham Investor Asing

Investor asing juga tercatat melakukan aksi beli saham sebesar Rp 442,05 miliar selama pekan tersebut. Hal ini merupakan kebalikan dari pekan sebelumnya di mana investor asing melakukan penjualan saham senilai Rp 1,73 triliun.

Nafan Aji, Senior Market Analyst dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia, mengungkapkan bahwa aksi beli saham oleh investor asing didorong oleh faktor-faktor domestik. Salah satunya adalah antusiasme pasar atas laporan keuangan kuartal II 2026 dan semester pertama 2026. Investor asing terutama mulai mengakumulasi saham-saham berkapitalisasi besar, terutama di sektor perbankan.

“Investor asing mulai melakukan akumulasi kembali pada saham-saham berkapitalisasi besar (Big Caps) yang memiliki likuiditas tinggi dan fundamental kokoh, terutama di sektor perbankan (big banks seperti BBCA, BBRI, dan BMRI) karena kinerjanya diproyeksikan tetap solid,” ujar Nafan Aji.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler