Pemegang Saham Satsuma Setujui Likuidasi Aset Bitcoin
Investor Sumbangkan 1.097 BTC Sebagai Pengganti Pembayaran
Sebuah keputusan mengejutkan diambil oleh Satsuma, perusahaan yang memiliki aset Bitcoin senilai miliaran dolar. Investor setuju untuk menyumbangkan 1.097 BTC sebagai pengganti hampir US$ 97 juta atau Rp 1,7 triliun dalam bentuk tunai selama penggalangan dana. Ironisnya, beberapa bulan kemudian, pada bulan Desember, ketika harga Bitcoin terus merosot, Satsuma menjual sebagian besar kepemilikannya dengan harga £ 40 juta atau Rp 957,63 miliar untuk membayar kembali pemegang obligasi.
Saham Satsuma Terus Merosot
Pada bulan April, Saham Satsuma sudah kehilangan lebih dari 99% dari nilai puncaknya. Hal ini mendorong Pantera dan investor lainnya untuk mendorong Satsuma untuk melikuidasi sisa aset Bitcoin dan mengembalikan modal. Keputusan ini merupakan cerminan dari pemegang Bitcoin korporat lainnya yang sedang mempertimbangkan ulang strategi investasi mereka seiring dengan perubahan kondisi pasar yang dinamis.
Empery Digital juga baru-baru ini menjual sebagian aset Bitcoinnya dengan nilai lebih dari US$ 87 juta atau Rp 1,5 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai investasi pusat data AI dan melunasi utang perusahaan. Sementara itu, TD Cowen baru saja memangkas target harga untuk perusahaan perbendaharaan Bitcoin terkemuka di Inggris, The Smarter Web Company, namun tetap mempertahankan peringkat Beli. Saat ini, The Smarter Web Company memiliki 2.878 BTC senilai lebih dari US$ 191 juta atau Rp 3,4 triliun.
Seiring dengan berbagai keputusan investasi yang diambil oleh perusahaan-perusahaan dengan aset kripto, penting bagi setiap investor untuk melakukan analisis mendalam sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual aset digital. Keputusan dalam berinvestasi selalu memiliki risiko tersendiri, dan perlu pemahaman yang baik terkait dengan perubahan kondisi pasar yang cepat berubah.


