Thursday, August 13, 2026
HomeSahamFaktor Penyebab Penurunan IHSG 1,8% ke 6.196

Faktor Penyebab Penurunan IHSG 1,8% ke 6.196

Berita Terbaru: IHSG Tertekan oleh Faktor Internal dan Eksternal

Penutupan IHSG di Zona Merah

Pada perdagangan saham Jumat, IHSG kembali ditutup di zona merah. Hal ini dikarenakan adanya koreksi yang dipicu oleh faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pasar saham. Salah satunya adalah rencana Amerika Serikat untuk menerapkan tarif baru terhadap beberapa negara, termasuk Indonesia.

Sentimen yang Mempengaruhi Pergerakan IHSG

Berdasarkan data RTI, IHSG melemah sebesar 1,88% menjadi 6.196,43. Selama tiga hari berturut-turut, IHSG terus turun. Hal ini juga berdampak pada indeks saham LQ45 yang terperosok sebesar 1,97% menjadi 614,78. Seluruh indeks saham acuan juga mengalami tekanan.

Menjelang akhir pekan, IHSG mencapai level tertinggi 6.268,53 dan level terendah 6.159,14. Terdapat 587 saham yang melemah, sementara 105 saham stagnan dan 104 saham menguat. Volume perdagangan saham mencapai 37,9 miliar saham dengan total frekuensi perdagangan 2.256.727 kali dan nilai transaksi harian mencapai Rp 17,7 triliun.

Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, pergerakan IHSG dipengaruhi oleh beberapa sentimen. Pertama, investor mengawasi rencana pemberlakuan tarif impor baru dari Amerika Serikat terhadap 60 mitra dagang, termasuk Indonesia. Kedua, konflik di Timur Tengah yang mempengaruhi harga minyak dunia hingga mencapai US$ 100 per barel. Ketiga, kekhawatiran investor terhadap inflasi global dan potensi kebijakan bank sentral untuk kenaikan suku bunga.

Seluruh Sektor Saham Tertekan

Seluruh sektor saham mengalami tekanan, di antaranya sektor energi turun 2,82%, sektor basic susut 3,02%, sektor industri melemah 1,47%, sektor consumer nonsiklikal tergelincir 1,45%, sektor consumer siklikal terpangkas 3,04%, dan sektor kesehatan susut 0,26%. Sementara sektor keuangan melemah 25, sektor properti turun 1,16%, sektor teknologi terperosok 1,41%, sektor infrastruktur melemah 1,63%, dan sektor transportasi terpangkas 2,7%.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler