PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) Akan Buyback Saham Rp 300 Miliar
PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai maksimal Rp 300 miliar. Buyback saham BBHI direncanakan berlangsung mulai dari 3 September hingga 2 Desember 2026.
Meningkatkan Fleksibilitas dan Stabilitas Harga Saham
Langkah buyback saham ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan fleksibilitas perusahaan dalam menjaga stabilitas harga saham agar lebih mencerminkan kinerja perusahaan. Dalam keterbukaan informasi yang diumumkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 3 September 2026, BBHI berkomitmen untuk memperkuat posisi perusahaan.
Salah satu tujuan dari buyback saham ini adalah untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental perusahaan serta mempertahankan kepercayaan para pemangku kepentingan dalam upaya mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
Pendanaan Buyback Saham
PT Allo Bank Indonesia Tbk berencana untuk membiayai kembali saham dengan menggunakan saldo laba ditahan. Perusahaan juga berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali sebagai saham treasury sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Transaksi buyback saham ini diprediksi tidak akan memberikan dampak material terhadap biaya operasional perusahaan, sehingga laba-rugi yang dihasilkan masih sesuai dengan target yang ditetapkan. Selain itu, potensial kerugian dari pengalihan aset ke dalam Treasury Stock tidak akan berdampak signifikan terhadap pendapatan perusahaan.
Manajemen yang Bertanggung Jawab
Pembelian kembali saham akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Manajemen BBHI, dengan tetap mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Proses buyback saham akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dan melalui satu anggota bursa efek tertentu.


