Saturday, October 17, 2026
HomeBeritaBMKG: DIY Alami Kemarau Terpanjang, Kalsel-Kalteng 89 Hari Kering

BMKG: DIY Alami Kemarau Terpanjang, Kalsel-Kalteng 89 Hari Kering

Sejumlah wilayah Indonesia masih menghadapi periode kering berkepanjangan. Berdasarkan pemutakhiran monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per 10 September 2026, deret Hari Tanpa Hujan (HTH) terpanjang tercatat mencapai 131 hari. Kondisi HTH ekstrem panjang itu tersebar di 17 provinsi.

Data tersebut disampaikan BMKG melalui akun Instagram resminya dan dikutip pada Selasa (15/9/2026). Daerah dengan durasi tanpa hujan paling lama berada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yakni 131 hari. Setelah itu, Jawa Tengah mencatat 130 hari, sedangkan Jawa Timur mencapai 129 hari.

Daftar wilayah dengan HTH terpanjang

Selain tiga provinsi di Pulau Jawa tersebut, sejumlah wilayah lain juga mengalami HTH ekstrem panjang. Nusa Tenggara Timur mencatat 118 hari, disusul Nusa Tenggara Barat selama 115 hari dan Bali selama 113 hari.

Berikut daftar wilayah yang mengalami HTH ekstrem panjang berdasarkan pemutakhiran BMKG:

1. DI Yogyakarta: 131 hari
2. Jawa Tengah: 130 hari
3. Jawa Timur: 129 hari
4. Nusa Tenggara Timur: 118 hari
5. Nusa Tenggara Barat: 115 hari
6. Bali: 113 hari
7. Jawa Barat: 110 hari
8. Banten: 108 hari
9. Sulawesi Selatan: 102 hari
10. Maluku: 94 hari
11. Sulawesi Barat: 91 hari
12. Kalimantan Selatan: 89 hari
13. Kalimantan Tengah: 89 hari
14. Sulawesi Tenggara: 89 hari
15. Gorontalo: 89 hari
16. Sulawesi Utara: 88 hari
17. Maluku Utara: 86 hari

Di Kalimantan, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sama-sama tercatat mengalami 89 hari tanpa hujan. Durasi serupa juga terjadi di Sulawesi Tenggara dan Gorontalo.

Mayoritas zona musim masih kemarau

BMKG juga melaporkan bahwa sebagian besar zona musim (ZOM) di Indonesia masih berada dalam periode musim kemarau hingga pemutakhiran 10 September 2026. Sebanyak 564 ZOM, atau 80,7 persen dari total ZOM, tercatat sedang mengalami musim kemarau.

Sementara itu, baru 22 ZOM atau 3,1 persen yang telah memasuki musim hujan. Wilayah lainnya merupakan daerah dengan satu tipe musim, sehingga tidak dikategorikan berdasarkan pergantian musim kemarau dan musim hujan seperti ZOM pada umumnya.

BMKG turut mencatat banyak provinsi mengalami periode tanpa hujan lebih dari satu bulan. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa selain wilayah dengan HTH ekstrem, sebagian daerah lain masih menghadapi kondisi kering dalam durasi yang cukup panjang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler