Akses ke perguruan tinggi masih menjadi tantangan bagi banyak lulusan sekolah menengah di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi pada 2025 baru mencapai 32,89 persen. Data tersebut menunjukkan bahwa kesempatan melanjutkan pendidikan setelah SMA, MA, atau SMK masih perlu diperluas.
Hambatan yang dihadapi calon mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan biaya kuliah. Kesempatan memperoleh pengalaman praktis, membangun jejaring, serta mengenal lingkungan kerja sejak masa pendidikan juga menjadi faktor penting dalam mempersiapkan mereka menghadapi masa depan.
Beasiswa untuk siswa berprestasi dari seluruh Indonesia
Sejumlah program beasiswa kini mulai menawarkan dukungan yang lebih luas. Selain membantu biaya pendidikan, program-program tersebut menggabungkan pembinaan, mentoring, dan pengalaman industri agar mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan di luar ruang kelas.
Salah satunya adalah Program Beasiswa Bakti Prestasi 2026 yang kembali dibuka Universitas Prasetiya Mulya. Program ini ditujukan bagi siswa berprestasi dari SMA, MA, dan SMK negeri di seluruh Indonesia.
Melalui program tersebut, penerima memperoleh dukungan biaya kuliah dengan UKT sebesar Rp10 juta per semester. Pendaftaran dibuka hingga November 2026. Tahap penyelesaian seleksi dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026, sedangkan pengumuman penerima beasiswa akan dilakukan pada Januari 2027.
15 kandidat mendapat dukungan tambahan
Dukungan program tidak berhenti pada pembiayaan pendidikan. Sebanyak 15 kandidat terbaik akan memperoleh dukungan tambahan dengan total nilai Rp300 juta melalui dukungan Indofood Group.
Para kandidat tersebut juga berkesempatan mengikuti mentoring bersama eksekutif korporasi dan program magang di perusahaan mitra. Rangkaian kegiatan itu memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal pola kerja profesional serta menghubungkan pengetahuan akademik dengan persoalan yang dihadapi industri.
Stevanus Wisnu, Co Provos 2 sekaligus Penanggung Jawab Program Beasiswa Bakti Prestasi Universitas Prasetiya Mulya, mengatakan program tersebut berupaya memperluas kesempatan bagi talenta muda yang belum memiliki akses yang sama terhadap pendidikan tinggi.
“Kami percaya banyak talenta muda Indonesia memiliki kemampuan luar biasa, tetapi belum semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Melalui Beasiswa Bakti Prestasi, kami ingin menghadirkan kesempatan tersebut sekaligus membekali mereka dengan pengalaman belajar, jejaring profesional, dan kedekatan dengan dunia industri agar siap menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Stevanus dalam keterangannya, dikutip Jumat (2/10/2026).
Skema tersebut menempatkan beasiswa bukan hanya sebagai bantuan untuk membayar kuliah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan pengenalan dunia profesional. Bagi peserta yang terpilih, dukungan pendidikan, mentoring, serta pengalaman magang menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan selama menempuh studi.


