Perubahan waktu tambahan dari dua menit menjadi tujuh menit dalam laga Timnas Indonesia melawan Bangladesh dipersoalkan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Bagi FAM, keputusan tersebut bukan sekadar urusan teknis di lapangan, melainkan berkaitan langsung dengan keadilan pertandingan dan penentuan klasemen akhir Grup A.
FAM ingin memperoleh penjelasan mengenai dasar keputusan perangkat pertandingan ketika mengubah durasi injury time tersebut. Mereka menilai pengelolaan waktu harus dilakukan secara jelas dan berpedoman pada peraturan kompetisi yang berlaku, terutama dalam pertandingan yang hasilnya dapat menentukan tim yang lolos ke babak berikutnya.
Perubahan injury time disorot
“FAM ingin menegaskan pengelolaan waktu pertandingan merupakan aspek krusial untuk memastikan setiap pertandingan berlangsung adil, transparan, dan sesuai dengan peraturan kompetisi yang telah ditetapkan,” kata FAM dalam pernyataannya.
Permintaan penjelasan itu muncul karena pertandingan Indonesia dan Bangladesh berlangsung dalam situasi yang sangat menentukan bagi persaingan Grup A. Pada akhir fase grup, Timnas Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin. Posisi akhir kedua tim kemudian ditentukan oleh produktivitas gol.
Timnas Indonesia berhak menjadi juara Grup A dan melaju ke final setelah unggul produktivitas gol dengan catatan +2. Sementara itu, Malaysia harus puas berada di posisi berikutnya meski juga mengakhiri fase grup dengan jumlah poin yang sama.
Hasil pertandingan Malaysia ikut menentukan
Pada pertandingan lainnya, Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Kemenangan tersebut membuat Harimau Malaya mengumpulkan tujuh poin dan tetap berada dalam persaingan hingga fase grup berakhir.
Namun, tambahan poin itu tidak cukup untuk membawa Malaysia menyalip Indonesia. Keunggulan produktivitas gol menjadi pembeda bagi Garuda dalam perebutan posisi teratas sekaligus tiket ke final.
Karena itu, FAM memandang persoalan perubahan waktu tambahan tersebut patut diperiksa secara serius. Federasi sepak bola Malaysia itu menilai laga yang menentukan klasemen akhir dan tim yang lolos ke final menuntut penerapan waktu pertandingan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“FAM berpandangan masalah ini patut mendapat perhatian serius, mengingat pertandingan itu menentukan klasemen akhir Grup A dan berdampak pada tim mana yang lolos ke babak final,” sebut FAM.


