Harga Bitcoin Menunjukkan Potensi Kenaikan Besar ke Kisaran USD 250.000 – USD 300.000
Pergerakan harga Bitcoin kembali menunjukkan pola historis yang sudah beberapa kali terjadi dalam satu dekade terakhir. Data pasar terbaru mengindikasikan bahwa fase konsolidasi yang tengah berlangsung bisa menjadi fondasi bagi reli besar berikutnya, dengan potensi harga mencapai kisaran USD 250.000 hingga USD 300.000. Dalam setiap siklusnya, Bitcoin cenderung bergerak dengan ritme yang serupa, mulai dari fase akumulasi dengan volatilitas rendah, kemudian diikuti lonjakan harga tajam, hingga akhirnya mencapai puncak sebelum mengalami koreksi panjang.
Sejarah mencatat, sejak 2013 hingga 2021, setiap siklus Bitcoin selalu diawali dengan periode akumulasi yang relatif tenang. Pada fase ini, investor mengumpulkan aset secara perlahan, membentuk dasar yang kuat untuk pergerakan besar selanjutnya. Ketika momentum mulai terbentuk, harga Bitcoin biasanya melesat secara parabolik. Fase ini kerap diiringi sentimen euforia pasar, sebelum akhirnya mencapai puncak sementara atau blow-off top. Setelah itu, pasar akan memasuki fase koreksi yang bisa berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.
Sebagai gambaran, Bitcoin sempat menyentuh kisaran USD 1.100 pada 2013, melonjak ke sekitar USD 20.000 pada 2017, lalu mencetak rekor baru di level USD 69.000 pada 2021.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.


