Kampung Sasirangan yang terletak di Jalan Seberang Masjid Banjarmasin akan direvitalisasi menjadi Kampung Oleh-oleh. Inisiatif ini dilakukan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil. Direncanakan untuk menjadikan Kampung Sasirangan sebagai pusat oleh-oleh di Kota Banjarmasin, yang saat ini belum memiliki pusat oleh-oleh yang terpusat. Rencana ini dilakukan karena Kota Banjarmasin memiliki status sebagai kota pariwisata dan keberadaan pusat oleh-oleh diharapkan dapat memenuhi kebutuhan wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut.
Pemilihan Kampung Sasirangan sebagai lokasi Kampung Oleh-oleh bukan tanpa pertimbangan. Disebutkan bahwa daerah ini dinilai strategis karena dekat dengan Menara Pandang, pusat wisata Kota Seribu Sungai. Selain itu, pihak Disbudporapar telah melakukan survei lokasi dan melibatkan pelaku UMKM setempat dalam rencana ini. Proses pembentukan Kampung Oleh-oleh akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari perencanaan design, model, pola, fasilitas, dan melibatkan pihak terkait untuk memastikan kelangsungan pembangunan kampung tersebut.
Kadisbudporapar juga menekankan pentingnya uji coba sebelum peresmian Kampung Oleh-oleh dilakukan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa peresmian tidak hanya bersifat seremonial belaka, tetapi juga memberikan petunjuk untuk langkah selanjutnya. Proses pengembangan kampung ini juga tidak dianggarkan secara formal, namun Disbudporapar Banjarmasin akan bekerja sama dengan pihak ketiga sebagai sponsor untuk mendukung rencana ini.
Dengan inspirasi dari daerah lain seperti Braga, Cibaduyut, dan Malioboro, pihak Disbudporapar telah menyusun strategi untuk menarik pengunjung ke Kampung Oleh-oleh. Salah satunya adalah dengan membangun dermaga dan Tourism Information Center (TIC) untuk memandu pengunjung mengenai berbagai fasilitas dan produk yang ada di kampung tersebut. Sasirangan, sebagai ikon utama wilayah tersebut, juga akan dipertahankan dan dikembangkan sebagai bagian dari program Kampung Oleh-oleh yang ditargetkan selesai pada tahun 2026. Diharapkan pembangunan kampung ini akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang bagi ekonomi dan pariwisata Kota Banjarmasin.


